Bunga Sesat Berwarna Hitam
Susuri Jalan Semakin Kelam
Hambakan Diri Dalam Kegelapan
Hati Nurani Tak Pernah Perdulikan
Sandarkan Hidup Dalam Kemaksiatan
Salahkah Bila Sudah Suratan
Biarlah Teka-Teki Didunia Ini Kupecahkan Sendiri
Biarlah Cintamu Kan Kusimpan Dalam Hati
Biarlah Dirimu Bahagia Dengan Kekasih Hati
Biarlah Aku Hidup Ditemani Sepi
Seiring Raibnya Mawar Ditaman
Sirna Jua Asa Yang Terpendam
Mengapa Kau Tinggalkan Warna Ungu Dihatiku
Yang Sekarang Tlah Membakar Rinduku
Sejuk Angin Terpias Hasrat Lembut Cantikmu
Kau Teratai Hatiku
Tetaplah Mekar Diatas Air Rinduku
Kau Terlalu Lekat Dihatiku
Bayangmu Seolah Menjelma Kehadiranmu
Menemui Relung Hatiku Yang Menangis
Mungkin Kau Siksa, Agar Kumerana Sepanjang Masa
Terselubung Aku Dalam Kesunyian
Bagai Awan Tertutup Mendung
Aku Slalu Dibayangi Oleh Cinta Semu
Yang Sungguh-Sungguh Membingungkan
Senja Tlah Pergi
Matahari Kini Tak Tampak Lagi
Malam Datang Menghampiri Bumi
Resah Hati Pun Kembali
Temani Diri Dalam Sepi
Dimana Kini Cinta Yang Dulu Bersemi
Mungkin Sirnalah Kau Kini
Mengapa Kau Beri Aku Mimpi-Mimpi Indah
Yang Tak Tau Kemana Harus Kucari
Mungkin Hanya Setitik Cinta Dan Sejuta Rindu
Yang Aku Inginkan Dari Dirimu
Bukan Sejuta Mimpi Dan Seribu Janji
Yang Ternyata Hanyalah Palsu
Susuri Jalan Semakin Kelam
Hambakan Diri Dalam Kegelapan
Hati Nurani Tak Pernah Perdulikan
Sandarkan Hidup Dalam Kemaksiatan
Salahkah Bila Sudah Suratan
Biarlah Teka-Teki Didunia Ini Kupecahkan Sendiri
Biarlah Cintamu Kan Kusimpan Dalam Hati
Biarlah Dirimu Bahagia Dengan Kekasih Hati
Biarlah Aku Hidup Ditemani Sepi
Seiring Raibnya Mawar Ditaman
Sirna Jua Asa Yang Terpendam
Mengapa Kau Tinggalkan Warna Ungu Dihatiku
Yang Sekarang Tlah Membakar Rinduku
Sejuk Angin Terpias Hasrat Lembut Cantikmu
Kau Teratai Hatiku
Tetaplah Mekar Diatas Air Rinduku
Kau Terlalu Lekat Dihatiku
Bayangmu Seolah Menjelma Kehadiranmu
Menemui Relung Hatiku Yang Menangis
Mungkin Kau Siksa, Agar Kumerana Sepanjang Masa
Terselubung Aku Dalam Kesunyian
Bagai Awan Tertutup Mendung
Aku Slalu Dibayangi Oleh Cinta Semu
Yang Sungguh-Sungguh Membingungkan
Senja Tlah Pergi
Matahari Kini Tak Tampak Lagi
Malam Datang Menghampiri Bumi
Resah Hati Pun Kembali
Temani Diri Dalam Sepi
Dimana Kini Cinta Yang Dulu Bersemi
Mungkin Sirnalah Kau Kini
Mengapa Kau Beri Aku Mimpi-Mimpi Indah
Yang Tak Tau Kemana Harus Kucari
Mungkin Hanya Setitik Cinta Dan Sejuta Rindu
Yang Aku Inginkan Dari Dirimu
Bukan Sejuta Mimpi Dan Seribu Janji
Yang Ternyata Hanyalah Palsu
aku [aku cep indra andaya]







Tidak ada komentar:
Posting Komentar
siapa saja bisa bergabung dengan kami ''MENCARI MANAGER BAND''